“Siklus
Hidrologi”
Nama :
Nurhidayah Basri
Stambuk : 105 81 1836 13
Kelas :
I.D Sipil
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN SIPIL PENGAIRAN
KATA PENGANTAR
Tiada kata lain yang patut kami nyatakan selain puji syukur
kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan limpahan rahmat dan petunjuknya
kami dapat menyelesaikan tugas evaluasi mata kuliah “Dasar-dasar Komputer”. Tak
lupa pula kita kirimkan salawat serta salam kepada junjungan Nabi Muhammad SAW,
yang telah membawa kita semua dari alam yang gelap gulita ke alam yang terang
benderang.
Dengan terselesaikannya tugas Evaluasi Dasar-dasar Komputer
dengan tema “Hidrologi” ini kami berharap agar para pembaca dapat memperoleh
wawasan yang lebih luas. Serta, kami berharap agar tulisan ini bermanfaat dan
semoga dapat menambah motivasi bagi para pembaca, khususnya mahasiswa Fakultas
Teknik Unismuh Makassar.
Kami menyadari bahwa tulisan ini jauh dari kesempurnaan, oleh
sebab itu untuk menyempurnakannya segala saran yang konstruktif dan petunjuk
senantiasa kami harapkan.
Apabila ada kata yang kurang berkenan, kami mohon maaf yang
sebesar-besarnya. Terimakasih.
Makassar, 2 Agustus 2018
Penulis
DAFTAR ISI
Sampul.....................................................................................................................................
Kata Pengantar................................................................................................................... ii
Daftar Isi................................................................................................................................. iii
BAB I : PENDAHULUAN........................................................................................ 1
A.
Latar Belakang.................................................................................... 1
B.
Rumusan masalah............................................................................ 1
C.
Maksud dan Tujuan......................................................................... 2
BAB II :
PEMBAHASAN............................................................................................ 3
A. Siklus
Hidrologi.................................................................................. 3
B. Manfaat.................................................................................................... 5
C. Kerusakan.............................................................................................. 7
BAB III.... :PENUTUP........................................................................................................ 9
A.
Kesimpulan........................................................................................... 9
B.
Saran......................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................... 10
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Air di planet bumi selalu mengalir dan bergerak. Bentuknya
bervariasi antara lain berupa cair,uap,dan es.Pergerakan dan perubahan bentuk
air selalu berputar dan berulang.Hal demikian disebut siklus hidrologi.Air di
bumi yang meliputi air laut,air danau, dan air sungai akan mengalami penguapan
yang disebabkan oleh pemanasan sinar matahari.Dalam hidrologi,penguapan dari
badan air secara langsung disebut evaporasi. Penguapan air yang terkandung
dalam tumbuhan disebut transpirasi.Jika penguapan dari permukaan air bersama
sama dengan penguapan dari tumbuh-tumbuhan disebut evapotranspirasi.Penguapan
air dari dedaunan dan batang pohon yang basah disebut intersepsi. Hujan dalam
istilah hidrologi disebut presipitasi yakni tetes air dari awan yang jatuh kepermukaan
tanah.
Hujan yang turun ke permukaan bumi jatuh langsung kepermukaan
tanah,permukaan air danau,sungai,laut,hutan,atau perkebunan. Air yang meresap
ke tanah akan terus sampai kedalaman tertentu dan mencapai permukaan air
tanah(ground water) yang disebutperkolasi.Jika aliran tanah muncul atau keluar
akan menjadi mata air (spring).Mata air yang keluar dengan cara rembesan
disebut seepage.
B. Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat dirumuskan
permasalahan sebagai berikut :
1. Apa yang dimaksud dengan Hidrologi?
2. Apa saja jenis – jenis Siklus Hidrologi?
3. Apa manfaat dari Hidrologi?
4. Apa saja kerusakan pada Hidrologi?
C. Maksud
dan Tujuan
1. Untuk mengetahui siklus hidrologi.
2. Untuk mengetahui apa saja jenis-jenis siklus Hidrologi.
3. Untuk mengetahui apa saja manfaat dari Hidrologi.
4. Untuk mengetahui apa saja kerusakan pada Hidrologi.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Siklus
Hidrologi
Siklus hidrologi adalah suatu proses peredaran atau daur
ulang air secara yang berurutan secara terus-menerus. Pemanasan sinar matahari
menjadi pengaruh pada siklus hidrologi. Air di seluruh permukaan bumi akan
menguap bila terkena sinar matahari. Pada ketinggian tertentu ketika temperatur
semakin turun uap air akan mengalami kondensasi dan berubah menjadi titik-titik
air dan jatuh sebagai hujan.
Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses
siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. Air
berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju,
hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut.
Uap air berubah jadi embun dan seterusnya jadi
hujan atau salju. Curahan (precipitation) turun ke bawah, ke daratan atau
langsung ke laut. Air yang tiba di daratan kemudian mengalir di atas permukaan
sebagai sungai, terus kembali ke laut. Air yang tiba di daratan kemudian
mengalir di atas permukaan sebagai sungai, terus kembali ke laut melengkapi
siklus air.
Dalam perjalanannya dari atmosfer ke luar, air
mengalami banyak interupsi. Sebagian dari air hujan yang turun dari awan
menguap sebelum tiba di permukaan bumi, sebagian lagi jatuh di atas daun
tumbuh-tumbuhan (intercception) dan menguap dari permukaan daun-daun. Air yang
tiba di tanah dapat mengalir terus ke laut, namun ada juga yang meresap dulu ke
dalam tanah (infiltration) dan sampai ke lapisan batuan sebagai air tanah.
Sebagian dari air tanah dihisap oleh
tumbuh-tumbuhan melalui daun-daunan lalu menguapkan airnya ke udara
(transpiration). Air yang mengalir di atas permukaan menuju sungai kemungkinan
tertahan di kolam, selokan, dan sebagainya (surface detention), ada juga yang
sementara tersimpan di danau, tetapi kemudian menguap atau sebaliknya, sebagian
air mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga menuju ke
laut ( surface run off ), sebagian lagi infiltrasi ke dasar danau-danau dan
bergabung di dalam tanah sebagai air tanah yang pada akhirnya ke luar sebagai
mata air.
1.
Siklus Pendek : Air laut
menguap kemudian melalui proses kondensasi berubah menjadi butir-butir air yang
halus atau awan dan selanjutnya hujan langsung jatuh ke laut dan akan kembali
berulang.
2.
Siklus Sedang : Air laut menguap lalu dibawa oleh angin menuju
daratan dan melalui proses kondensasi berubah menjadi awan lalu jatuh sebagai
hujan di daratan dan selanjutnya meresap ke dalam tanah lalu kembali ke laut
melalui sungai-sungai atau saluran-saluran air.
3.
Siklus Panjang : Air laut menguap, setelah menjadi awan melalui proses
kondensasi, lalu terbawa oleh angin ke tempat yang lebih tinggi di daratan dan
terjadilah hujan salju atau es di pegunungan-pegunungan yang tinggi.
Bongkah-bongkah es mengendap di puncak gunung dan karena gaya beratnya meluncur
ke tempat yang lebih rendah, mencair terbentuk gletser lalu mengalir melalui
sungai-sungai kembali ke laut.
Unsur-unsur utama dalam siklus hidrologi :
ü Evaporasi :
penguapan dari badan air secara langsung.
ü Transpirasi :
penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan.
ü Respirasi :
penguapan air dari tubuh hewan dan manusia.
ü Evapotranspirasi :
perpaduan evaporasi dan transpirasi.
ü Kondensasi :
proses perubahan wujud uap air menjadi titik-
titik air sebagai hasil pendinginan.
ü Presipitasi :
segala bentuk curahan atau hujan dari
atmosfer
ke bumi yang meliputi hujan air,
hujan es,
hujan salju.
ü Infiltrasi :
air yang jatuh ke permukaan tanah dan
meresap ke dalam tanah.
ü Perkolasi :
air yang meresap terus sampai ke kedalaman
tertentu
hingga mencapai air tanah atau
groundwater.
ü Run off :
air yang mengalir di atas permukaan tanah
melalui parit, sungai, hingga menuju ke laut.
B. Manfaat
Siklus hidrologi ini merupakan siklus
alami yang banyak mengandung manfaat. Manfaaat siklus hidrologidiantaranya :
1.
Wash biosfera : Bisofera merupakan tempat hidup makhluk hidup tumbuhan,
hewan termasuk manusia. Biosfera terdiri darilitosfera (batuan/daratan),
hidrosfera (air) dan atmosfera (udara). Dalam perjalannnya siklus hidrologi air
melewati ke tiga tempat tersebut, yaitu litosfera, hidrosfera dan atmosfera.
Air merupakan pelarut universalyang sangat baik, apa yang dilalui akan dilarut
oleh air.
2.
Water supply : Dalam
sirkulasi hidrologi, air melalui berbagai tempat. Terutama di daratan baik yang
melalui permukaan atau bawah tanah. Berdasarkan hitungan di atas jumlah air
sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan manusia,hewan ataupun tumbuhan. Namun
memang tiap daerah berbeda-beda kualitas dan kauntitasnya, ada kekurangan,
kecukupan dan kelebihan, tetapi secara total masih sangat mencukupi. Penduduk
pegunungan tidak perlu menuju laut untuk memenuhi kebutuhan airnya, cukup
menanti hujan atau aliran permukaan ataumengambil di pancuran atau di telaga.
Pendudukan perkotaan yang datar, cukup mengambil air dari air bawahtanah atau
menjernihkan dari air permukaan. Semua kebutuhan air tercukupi baik dari segi
jumlah maupuntempatnya.
3.
Resource life: Air
merupakan kebutuhan mutlak setiap makluk hidup. Tanpa ada air mustahil ada
kehidupan. Setelah bumiterbentuk, kemudian mendingin mengkerut, mulai terbentuk
air yang mengisi keriput-keriput bumi. Titik airbaru terbentuk sebagai
aktifitas gunung berapi. Air saat itu masih tawar dan belum ada kehidupan.
Kemudian karena adanya panas matahari, panas bumi dan sifat air mulailah
terbentuk penguapan, awan, hujan, air tanah,sungai danau, dan laut, sehingga
sempurnalah siklus hidrologi. Kehidupan pertama kali terbentuk dari adanyapetir
dari pertemuan dua awan, yang mengenai permukaan air tawar, sinar ultra violet,
panas dan sinar radiasi(Hendro Darmodjo, 1984/1985, 4). Saat itu mulailah
terbentuk unsur-unsur kehidupan dan akhirnya terbentuk mahkluk sederhana
di dasar air tawar. Kemudian secara evolusi terjadilah makhluk seperti sekarang
ini. Sampai sekarang air merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari suatu
makhluk hidup atau kehidupan.Suatu mikroorganisme, bijian kurang dapat
berkembang atau tidak aktif dalam kondisi kering tidak ada air,ketika air ada
bijian mulai tumbuh, mikroorganisme mulai aktif. Bah pada litosfera yang kering
krontang,hampir dapat dipastikan kehidupan di sana berjalan lamban, kurang
beraktifitas, lambat berkembang, namunbegitu ada air semua kehidupan
menunjukkan jati dirinya sebagai makhluk hidup.
4.
Resource energy: Siklus
hidrologi memungkin air hujan jatuh di pegunungan atau dataran tinggi. Oleh
karena grafitasi airmengalir menuju tempat yang rendah. Perbedaan
ketinggian daratan yang dilalui air akan mengakibatkankekuatan air
untuk mengalir lebih kuat, semakin tinggi menuju ke randah semakin kuat
kekuatan air. Kekuatanair tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.
Pada kekuatan yang cukup oleh penduduk dimanfaatkanuntuk memutar kincir,
menumbuk, sedangkan pada kekuatan yang besar dapat digunakan untuk memutar
turbinpenghasil listrik yang dapat dinikmati di rumah kita saat ini.
5.
Obyek wisata: Kabut
di pegunungan, air terjun, awan yang tebal, hujan gerimis, danau, aliran
sungai, sungai bawah tanah,stalaktit, stalakmit, mata air, sumur artesis,
gelombang laut, semuanya merupakan bagian dari siklus hidrologi.Keadaan itu
semua terbentuk oleh adanya siklus hidrologi ribuan tahun, dan sekarang
keindahannya dapatdijadikan obyek wisata yang menarik. Dapat dibayangkan bila
air tidak mengalir mengikuti siklus hidrologi,semua keadaan tersebut di atas tidak
akan ada.
6.
Manfaat lainnya: Manfaat
lain adanya siklus hidrologi diantaranya ; sebagai sarana transportasi aliran
sungai, lautan, danau untuk menjadi kelembaban atmosfera
maupun litosfera ; membentuk musim, mempengaruhi iklim,
pergerakanudara/angin ; menyebarkan berbagai mikroorganisme, bijian.
C. Kerusakan
1. Pencemaran Air
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat
penampungan air seperti danau, sungai,lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air
tanah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah
satu bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan
sedimen dan polutan. Berbagai macam fungsinya sangat membantu kehidupan
manusia.
2. Musim Penghujan Yang Tidak Menentu
Siklus hidrologi sangat berpengaruh kepada musim di dunia,
khususnya di Indonesia. Dulu, musim penghujan di Indonesia dapat kita prediksi.
Yaitu berkisar antara bulan oktober hingga maret. Namun, sekarang semua sudah
berubah. Pembagian musim sudah tiada makna, perhitungan tidak lagi menjadi
panutan, semua berubah pada harapan saja. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan
bahkan juga berakibat fatal.
3. Persediaan Air Tanah Semakin Menurun
Tentu saja, jika hujan tidak dapat kita prediksi. Persediaan air
tanah juga menjadi masalah yang harus dicarikan solusi. Hutan hujan tropis yang
sangat dibutuhkan harus extra di perhatikan. Perlakuan manusia yang hanya bisa
merusak paru-paru bumi. Kebiadapan layaknya binatang menjadi tuhan mereka. Mereka
buta bahwa mereka adalah hina yang tak bisa hidup dengan alam yang terluka.
4. Abrasi
Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang
laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya
disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipacu
oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi
bisa disebabkan oleh gejala alami, namun manusiasering disebut sebagai penyebab utama abrasi. Salah satu cara
untuk mencegah terjadinya abrasi adalah dengan penanaman hutan mangrove.
5. Banjir
Banjir diakibatkan oleh volume air di suatu badan air seperti sungai atau danau yang meluap atau
menjebol bendungan sehingga air keluar dari batasan alaminya.
Ukuran danau atau badan air terus berubah-ubah sesuai perubahan
curah hujan dan pencairan salju musiman, namun banjir yang terjadi tidak besar
kecuali jika air mencapai daerah yang dimanfaatkan manusia seperti desa, kota,
dan permukiman lain.
Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi
kapasitas saluran air, terutama di kelokan sungai. Banjir sering mengakibatkan
kerusakan rumah dan pertokoan yang dibangun di dataran banjir sungai alami.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berrdasarkan pembahasan diatas maka
dapat disimpulkan secara umum bahwa air sangat berguna bagi kehidupan, namun
kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik.
Selanjutnya dari kesimpulan secara umum
akan diuraikan menjadi beberapa kesimpulan yaitu sebagai berikut :
1.
Siklus hidrologi adalah suatu
proses peredaran atau daur ulang air secara yang berurutan secara
terus-menerus.
2.
Siklus
Hidrologi ada 3 jenis. Yaitu: Siklus Pendek, Siklus Sedang dan Siklus Panjang.
3.
Manfaat
Hidrologi sangat banyak. Diantaranya adalah Wash Biosfera, Water Supply,
Resource Life, Resource Energy, Objek Wisata, dll.
4.
Kerusakan
yang terjadi pada Hidrologi yaitu pencemaran air, musim penghujan yang tidak
menentu, persediaan air tanah yang semakin menurun, abrasi,banjir, erosi dan
tanah longsor.
B. Saran
Sebaiknya, sebagai konsumen air tanah, kita tidak hanya berlaku
sebagai pengguna dan pemanfaat saja tanpa peduli bagaimana cara menjaga serta
melestarikannya. Karena betapa banyaknya manfaat yang dapat diperoleh jika air
tanah tetap terjaga baik secara kualitas maupun kuantitas, bagi kita ataupun
bagi generasi setelah kita. Karena kelak, tanpa disadari, jika kita tetap
bersikap apatis pada hal sepele seperti berhemat penggunaan air tanah, maka
cepat atau lambat air tanah yang dahulu melimpah akan berubah menjadi hal yang
langka dan mahal.
DAFTAR PUSTAKA
·
Pencemaran air - Wikipedia
bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Komentar
Posting Komentar